Thursday, April 20, 2017

rahasia hidup bahagia dan tenang

Siapa sih yang tidak ingin hidupnya bahagia, tenang dan bebas frustasi betul guys?
Ini penting, karena tanpa kebahagiaan dan ketenangan, percuma saja kamu mempunyai semua harta yang ada didunia ini untuk apa?
Apapun yang kamu miliki menjadi sia-sia betul?
Jadi apa rahasianya? apakah bekerja keras dan mendapat hasil banyak itu rahasianya? apakah rajin ibadah dan berdoa itu rahasianya? apakah melakukan ritual spiritual aneh2 itu rahasianya? apakah meditasi dengan kepala terbalik sambil bergantung di atas pohon itu rahasianya?
PERHATIKAN KISAH BERIKUT
Alkisah, ada seseorang guru bijak yang selalu membawa dua kantong kemanapun ia pergi, dan ia dikenal sebagai orang yang sangat berbahagia dan tenang sepanjang kehidupannya.
Hal ini membuat penduduk setempat merasa heran dan bertanya kepadanya, “apa rahasianya sehingga guru bisa selalu berbahagia dan tenang? padahal desa kita sedang dalam krisis keuangan, hasil panen buruk dan biaya hidup tinggi semua. Apakah dua kantong yang selalu guru bawa itu rahasianya? apakah itu jimatnya? ajark kami bagaimana mendapatkan jimat tersebut guru, agar kami bisa BERBAHAGIA dan TENANG” sahut orang-orang disana.
Guru bijak hanya tersenyum dan berkata “sejak kapan KEBAHAGIAAN dan KETENANGAN tergantung dari sebuah jimat? Kehidupan saya biasa-biasa saja kok. Tidak ada rahasia apa-apa. Mengenai kedua kantong yang saya bawa kemana-mana, ini adalah KEBIASAAN yang saya lakukan sejak kecil. Coba kamu perhatikan,  pada kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tetapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang.
Sejak dulu saya sudah MENDISIPLINKAN diri saya, dimana setiap kali saya mengalami sesuatu yang menyakitkan, sesuatu yang saya dengar seperti kata-kata makian, sindiran, gosip dan kata-kata kotor, saya akan menuliskan semuanya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian saya masukkan ke dalam kantong yang berlubang.
Tetapi semua yang indah, semua yang benar, semua yang menyukakan hati dan bermanfaat, saya tuliskan di sebuah kertas, kemudian saya masukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.
Pada malam hari, saya mengeluarkan semua yang ada di dalam kantong yang tidak berlubang, membacanya, dan merasa sangat bersyukur dan beruntung, untuk semua hal-hal indah yang sudah saya alami dan peroleh sepanjang hari itu.
Kemudian saya merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi saya tidak menemukan sesuatu.
Sampai hari ini pun, saya selalu tertawa dan tetap bersukacita karena selalu tidak pernah saya temukan apapun didalam kantong tsb yang bisa membuat saya merasa sial, kecewa atau sakit hati.”

Friends, untuk bisa bahagia, tenang dan bebas frustasi, kita harus belajar secara sadar mengontrol apa yang kita bisa kontrol dalam kehidupan kita, BUKAN sibuk mengontrol apa yang kita tidak bisa kontrol. Kalau kamu sibuk mengontrol segala sesuatu yang berada di luar kontrolmu, maka dijamin kamu akan mengalami apa yang namanya FRUSTASI paham? dan semakin kamu mengontrol apa yang bisa kamu kontrol, maka kamu akan semakin tenang, bahagia dan percaya diri.
Jadi intinya adalah memperluas wilayah kontrol kita guys, sampai disini nangkep kan?
kebanyakan orang frustasi karena dia GAK TAU, apa yang sebenarnya didalam kontrol dan diluar kontrol. Bahkan dia mau ngontrol yang dia gak bisa kontrol. Contoh; dia mau ngontrol sikap / reaksi orang lain… yah kalau ini di lakukan, dijamin frustasi dan jauh dari kebahagiaan dan tenang paham?
hal lain yang umum saya temukan dalam praktek saya, banyak orang kesal dan menyesali kesalahan di masa lalunya. Mereka mau mengontrol dan mengubah masa lalu. Pantas saja galaw terus dan frustasi hidupmu kalau begitu.
Yang bisa kontrol dalam kehidupan kita hanyalah PIKIRAN & SIKAP KITA terhadap segala sesuatu yang terjadi. ini penting karena ujungnya akan mempunyai efek yang besar dalam mood dan semangatmu. Dengan kamu melakukan 2 hal di atas, maka reaksi orang lain terhadap kamu juga bisa kamu kontrol
============================================
Itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di kantong yang tidak berlubang, sehingga tidak satu pun dari yang baik itu hilang dari hidup kita. Sebaliknya simpanlah semua yang buruk di kantong yang berlubang, di mana yang buruk itu akan “jatuh” dan tidak dapat kita ingat lagi. Namun sayang sekali, begitu banyak di antara kita yang melakukannya dengan terbalik. Menyimpan semua yang baik di kantong yang berlubang, dan apa yang tidak baik di kantong yang tidak berlubang.
Setiap hari kita pasti mengalami kejadian yang menggembirakan. Ambil apa yang baik dari sesama, kata-kata mereka yang membangun, kebaikan hati serta perhatian mereka, pujian yang mereka berikan, dukungan materi maupun moril yang pernah kita terima, dan simpanlah itu di “kantong yang tidak berlubang”. Semua ini akan menggembirakan kita. Sebaliknya, abaikan dan jangan pedulikan perlakuan yang kasar, ketidakadilan dan penolakan, kata-kata yang merendahkan, dan semua yang membuat hati kita berduka. Masukkan semuanya ke dalam “kantong berlubang”! Paulus berkata, “… semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
Dalam hidup, kejarlah MENGERTI bukan TAHU
Kalau kamu MENGERTI, pasti kamu langsung melakukan
Bisa karena biasa – tidak ada orang yang hebat secara mendadak.
Semuanya adalah Proses dan selalu berakhir indah kalau kita merespond benar

VIRAL NEWS!!!!,,,NEW United Ad with “Celebrity” Spokesman Matt Damon

Tuesday, April 18, 2017

HEBOH HAMPIR 5JUTA MASA SUDAH DATANGI JAKARTA,,,,WISATA ALMAIDAH MALAM INI SUDAH MELUBER DI JAKARTA,,

HEBOH.....SUDAH HAMPIR 5JUTA JIWA WISATA ALMAIDAH SUDAH SAMPAI DI JAKARTA ,antusias warga se indonesia untuk mengikuti wisata almaidah sangat diminati oleh kaum umat islam,semakin di stop semakin banyak diminati,apakah ini yg dinamakan kebangkitan umat islam di indonesia,hanya allah yang maha tau,pasti nya semua orang tau bahwa umat islam menghendaki keadilan dari penguasa saat ini,,,,berharap ada keadilan dari penguasa,


Monday, April 17, 2017

ADA KEAJAIBAN APA DI PILKADA DKI ?

Pilkada DKI tinggal  menghitung hari saja. Dari pemikiran otak kananku, ada beberapa keajaiban yang tampak di alam bawah sadarku secara pemikiran otak kanan. Namun tidak semua hal-hal ajaib itu tampak jelas karena tertutup tabir penguasa alam semesta. Jadi yang akan ku tuliskan hanyalah hal-hal yang tak penting saja, itu kata otak kiri-ku. Tapi aku tak mau mempermasalahakan antara otak kanan dan otak kiri. Biarlah ini menjadi perdebatan otakku saya.
Keajaiban  pertama yang ku rasakan adalah semangat yang tiba-tiba datang secara menggebu-gebu ketika memulai untuk menuliskan artikel ini. Aku tak tahu entah darimana datangnya. Hari ini, 17 April 2017, itu artinya dua hari lagi atau lusa saudara-saudaraku yang di DKI akan berpesta demokrasi dalam menentukan Gubernurnya. Ya, 3 hari dari sekarang. Otak kananku langsung menerawang angka 3. Ada apakah ini ? Biarlah ini menjadi tanyaku sendiri.Biarlah.
Keajaiban kedua adalah bahwa Pilkada DKI putaran pertama di ikuti oleh 3 pasang calon Gubernur. Dan hasil dari putaran pertama menyisahkan pasangan 2 dan 3. Dan kalau kita jumlahkan kedua angka tersebut ( 2+3=5 ) maka angka 5 adalah jumlah sila dalam Pancasila. Kita tahu Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Keajaiban apakah ini ? Apakah ini disengaja atau sebuah rekayasa ? Yang jelas ini adalah rekayasa-ku dalam bentuk sebuah tulisan.
Otak kananku berkata lain, bahwa pengamalan Pancasila harus di amalkan dan dimulai dari sila ke-lima, yakni KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA. Mengapa ? Karena jika seluruh rakyat Indosesia sudah bisa merasakan keadilan secara menyeluruh, keadilan dimata hukum, keadilan dibidang sosial, keadilan di bidang budaya dan merasakan keadilan disegala bidang sesuai kodratnya, sesuai asas keadilan secara universal barulah kita bisa mengamalkan dan menjalan sila ke-empat, yakni KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARAT DAN PERWAKILAN. Artinya, jika kita sudah merasakan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan universal barulah para wakil rakyat kita bisa dengan hikmat dan bijaksana dalam mengemban tugas musyawarah secara baik. Dan rakyatpun akan dengan suka rela merasa terwakili.
Dan jika rakyat sudah merasa terwakili di DPR atau MPR, barulah akan terwujud secara otomatis sebuah sila ke-tiga, yakni PERSATUAN INDONESIA. Sebuah bentuk persatuan dari ke-anekaragaman suku budaya, keaneragaman bahasa, adat istiadat dan nilai-nilai social yang hidup, tumbuh dan berkembang di tanah air ini. Pada akhirnya jika rakyat sudah merasa adil dan berkeadilan serta terwakili dalam pemerintahan yang mengutamakan nilai-nilai persatuan barulah bisa terwujud nilai-nilai dari sila ke-dua, KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB.
Manusia yang bisa bertindak adil dan beradab, adalah sendi dasar dari sebuah nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Menjunjung tinggi hidup dan kehidupan sebagai manusia. Menghormati manusia yang lain tanpa melihat asal usul, tanpa melihat warna kulit, bahasa dan agama. Sebagai manusia, seharusnya kita semua bisa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Dan jika kita semua sudah bisa dan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab barulah kita bisa mengamalkan sila pertama: KETUHANAN YANG MAHA ESA secara damai, tenang dan tanpa rasa intimidasi, tanpa rasa curiga dan mencurigai.
Keajaiban ketiga. Ini keajaiaban terakhir hasil dari penerawanan otak kananku. Keajaiban ketiga ini sering ku gunakan ketika membuat sebuah prediksi untuk kemenangan pebalap idolaku di motoGP, siapa lagi kalau bukan VR-46. Setiap kali jelang race motoGP maka beberapa parameter/ angka selalu ku pakai. Biasanya aku memakai parameter tanggal (DD/MM/YY), hasil pole position dan angka 46 untuk VR-46. Semua parameter dijumlahkan. Bila ada dua angka, maka harus dijumlahkan untuk mendapatkan 1 angka.
Misalnya seri ketiga motoGP nanti tanggal 23 April 2017, maka : 2+3+4+2+0+1+7+46+(pole position)=…..
Namun, ada namunnya lho ya. Keajaiban ke-tiga bukanlah tentang VR-46, melainkan keajaiban pada tanggal pelaksanaan Pilkada DKI nanti. Mari saya tunjukkan. Jika kita menjumlahkan semua angka tanggal Pilkada DKI , 19 April 2017, maka akan didapat : 1+9+4+2+0+1+7=24. Jika 2+4=6, sedangkan pada putaran kedua ini ada 2 pasang calon, maka angka 6 terpaksa kita bagi dengan 2. Hasilnya adalah 3. Kebetulan atau memang sengaja di betul-betul kan ?

Saturday, April 15, 2017

Anies-Sandi Habiskan Rp 17,9 Miliar untuk Kampanye Putaran Kedua

Jakarta - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengumpulkan Rp 18 miliar untuk kampanye putaran kedua Pilgub DKI. Dari dana itu, Rp 17,9 miliar habis digunakan untuk kampanye.

Dari data yang diperoleh dari tim pemenangan Anies-Sandi, dalam pilkada putaran kedua ini, Sandi menjadi penyumbang terbesar yakni 89% atau sekitar Rp 16 miliar. Kemudian diikuti oleh badan hukum swasta 8% atau sekitar Rp 1,5 miliar dan saldo awal sekitar Rp 553 juta. Total dana awal yang dikantongi Anies-Sandi Rp 18 miliar.

Anies-Sandi memaparkan dana itu kemudian digunakan untuk penyebaran bahan kampanye, pembuatan dan produksi iklan, pertemuan tatap muka, pertemuan terbatas, pembelian peralatan, pengeluaran operasional, dan sebagainya. Seluruh pengeluaran itu tercatat mencapai Rp 17,9 miliar.

Selain itu, Anies-Sandi juga memberikan data soal dana kampanye pada putaran pertama. Mereka mendapatkan Rp 65,3 miliar untuk putaran pertama dan telah digunakan Rp 64,7 miliar.

Dengan demikian, Anies-Sandi menggunakan total 82,6 miliar untuk keseluruhan kampanye Pilgub DKI baik putaran pertama mau pun putaran kedua dari total penerimaan sebesar Rp 82,8 miliar.

Terkait aturan soal dana kampanye, KPU DKI pernah menetapkannya dalam Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 54/Kpts-KPU-Pro-010-2016. Untuk putaran kedua, KPU DKI membatasi pengeluaran dana kampanye yaitu Rp 34,56 miliar.