Lalu bagaimana kita menyikapi media sosial dan menggunakannya untuk kebaikan? Misal mendakwahkan Islam dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan pada semua?
Pertama, kita harus memahami bahwa kebenaran itu bukan dengan banyaknya, tapi sumbernya. Akun dengan follower banyak, atau opini yang banyak disampaikan, belum tentu benar
Tapi kebenaran adalah dari Allah dan Rasul-Nya, selama sumber yang dipakai adalah Al-Qur'an dan As-Sunnah, maka itulah kebenaran yang harus kita pegang dan sampaikan
Kedua, bisa jadi pendapat yang diopinikan seolah-olah dari Al-Qur'an dan As-Sunnah, padahal bukan. Maka lihat akhlak yang menyampaikan, lihat kecintaannya pada Islam
Bisa juga kita mericek kebenaran itu lewat referensi-referensi yang lebih otoriatif, atau mencari pendapat ulama yang memang benar-benar takut kepada Allah Azza wa Jalla
Ketiga, jangan rekatif dengan provokasi dan komentar orang lain, karena para buzzer negatif tak ambil pusing dengan itu, abaikan saja tak perlu mndebat di media sosial
Ambil waktumu fokus pada dakwah Islam, tak perlu urusi mereka yang tak suka, apalagi kemungkinan besar itu akun fiktif, rugi energi bisa jadi malah dosa dan Allah tak ridha
Jawaban terbaik bagi mereka yang buruk perangainya adalah diam, bila mau membalas maka balaslah dengan akhlak yang baik, atau doakan saja semoga Allah berikan kebaikan padanya
Karena mendebatnya, apalagi membalas dengan kasar, itulah yang dia inginkan, sebab dia akan punya bukti untuk berkata "Betul kan, Muslim itu kasar dan tak berakhlak"
Jika punya waktu lebih, report saja, atau block saja. Ingat, menuliskan hal kotor itu mengotori jiwa, membalas dengan kasar itu membuat hati menjadi keras, tak perlu semua itu
Hajat kita akan ampunan Allah jauh lebih penting dari semua kata manusia, siapa yang hanya inginkan balasan dari Allah, maka puji dan caci manusia tak ada harganya
Semoga manfaat ya
Friday, May 12, 2017
Karena Islam
Karena Islam adalah cinta, maka yang kasar mengenalnya akan berubah menjadi lembut hatinya, membuatnya mampu memahami manusia dan berlaku bijak terhadapnya
Karena Islam itu keberanian, maka tiap manusia yang didalamnya akan terurai lidahnya, memudahkannya dalam berdakwah pada manusia dengan takut hanya pada Allah
Karena Islam itu menyatukan, maka yang bersamanya pasti pula akan bersama-sama dalam kebaikan, sebab Alah telah megikat hati-hati mereka dalam kecintaan pada-Nya
Karena Islam itu sederhana, maka taqwa adalah pakaian mereka yang beriman, tak perlu bersinar untuk dilihat, menyolok untuk diperhatikan, sebab Allah cukup bagi mereka
Karena Islam itu menenangkan, maka mereka yang memeluknya akan teduh wajahnya, dirindukan kehadirannya, menyejukkan ucapannya, dan mulia perilaku dirinya
Karena Islam itu mencerahkan, maka yang mengenalnya akan terus terinspirasi untuk berkarya, bermanfaat bagi sesamanya, menjadi yang terbaik di bidangnya, berkontribusi
Karena Islam itu mencukupi, maka siapapun yang meyakininya pasti tak gentar menghadapi dunia, tak jatuh di tanjakannya, tak terjungkal di turunannya, semua jadi mudah
Karena Islam itu penuh belas kasih, maka perhitungan mereka yang memegangnya bukan hanya dunia tapi akhirat, tak rela manusia menderita dan tak iri manusia berbahagia
Itu yang saya dapatkan di dalam Islam, yang bila diurut lagi kebawah, tentu kita takkan mendapatkan waktu dan kalimat yang cukup, sebab Islam itu segala-galanya
Bagaimana dengan kamu? kamu.. kamu.. iyaa.. kamuuu.. kamu juga boleh kalau mau
Karena Islam itu keberanian, maka tiap manusia yang didalamnya akan terurai lidahnya, memudahkannya dalam berdakwah pada manusia dengan takut hanya pada Allah
Karena Islam itu menyatukan, maka yang bersamanya pasti pula akan bersama-sama dalam kebaikan, sebab Alah telah megikat hati-hati mereka dalam kecintaan pada-Nya
Karena Islam itu sederhana, maka taqwa adalah pakaian mereka yang beriman, tak perlu bersinar untuk dilihat, menyolok untuk diperhatikan, sebab Allah cukup bagi mereka
Karena Islam itu menenangkan, maka mereka yang memeluknya akan teduh wajahnya, dirindukan kehadirannya, menyejukkan ucapannya, dan mulia perilaku dirinya
Karena Islam itu mencerahkan, maka yang mengenalnya akan terus terinspirasi untuk berkarya, bermanfaat bagi sesamanya, menjadi yang terbaik di bidangnya, berkontribusi
Karena Islam itu mencukupi, maka siapapun yang meyakininya pasti tak gentar menghadapi dunia, tak jatuh di tanjakannya, tak terjungkal di turunannya, semua jadi mudah
Karena Islam itu penuh belas kasih, maka perhitungan mereka yang memegangnya bukan hanya dunia tapi akhirat, tak rela manusia menderita dan tak iri manusia berbahagia
Itu yang saya dapatkan di dalam Islam, yang bila diurut lagi kebawah, tentu kita takkan mendapatkan waktu dan kalimat yang cukup, sebab Islam itu segala-galanya
Bagaimana dengan kamu? kamu.. kamu.. iyaa.. kamuuu.. kamu juga boleh kalau mau
Nilai Diri Kita sblm milai diri org lain
Seseorang yang satu nilai biasanya akan bersama-sama, secara alamiah. Yang baik biasanya berkumpul dengan yang baik, dan yang buruk juga begitu
Lebih dekat lagi, artis ya mainnya sama artis juga, yang berada arisan juga sama yang berada, karena frekuensinya sama, karena pembicaraannya pun selevel
Buruh kasar misalnya takkan nyaman berkumpul dengan ahli IT, sebab pembicarannya "nggak nyambung", "roaming", dan tentu tidak akan saling cocok satu samalain
Secara alamiah, pendosa akan berkumpul bersama pendosa, dan yang taat akan berkumpul juga dengan yang taat, begitulah Rasulullah sudah mengisyaratkan sejak dulu
Bahwa "manusia itu akan bersama dengan yang dicintainya". Maksudnya bukan hanya di akhirat, namun juga di dunia begitu, karena cinta itu mengagumi, lalu menyerupai
Maka wajar bila orang yang saling mencintai biasanya mirip tingkahnya bahkan rupanya, mirip tingkat keimanannya, bahkan mirip pula dalam hal pilihan hidupnya
Lihat sekeliling kita, maka itulah nilai kita dan masa depan kita, sebab yang membersamai kita, yang mendukung kita, pasti yang satu level dengan kita sendiri
Maka bila ingin berubah lebih baik, berkumpullah dengan yang baik-baik. Mungkin diawal akan merasa tak nyaman, tapi bukankah tetap buruk itu lebih tak nyaman?
Sebaliknya, bila tak ingin terpengaruh buruk, jangan coba-coba membersamai mereka yang tidak taat pada Allah, maka kita akan terpaksa mengikuti dan menyesuaikan
Lebih bagus dipaksa baik ketimbang rela maksiat. Lebih baik dipaksa masuk surga ketimbang ikhlas di neraka. Ingat, kita bersama dengan orang yang kita cintai
Maka bila belum mampu beribadah dengan baik, minimal kita mencintai mereka yang beribadah, memudahkan mereka, insyaAllah dibukakan jalan kebaikan bagi kita
Bila belum mampu menjadi orang berilmu, minimal jangan benci ulama. Sebaliknya cintailah dan mintalah doa pada mereka, minta nasihat agar kita dipermudah dalam hijrah
Sungguh cinta adalah penyemangat hijrah. Dan mencintai Allah dan Rasul adalah kekuatan. Kemudian membersamai mereka yang taat, itu adalah kunci istiqamah
Lebih dekat lagi, artis ya mainnya sama artis juga, yang berada arisan juga sama yang berada, karena frekuensinya sama, karena pembicaraannya pun selevel
Buruh kasar misalnya takkan nyaman berkumpul dengan ahli IT, sebab pembicarannya "nggak nyambung", "roaming", dan tentu tidak akan saling cocok satu samalain
Secara alamiah, pendosa akan berkumpul bersama pendosa, dan yang taat akan berkumpul juga dengan yang taat, begitulah Rasulullah sudah mengisyaratkan sejak dulu
Bahwa "manusia itu akan bersama dengan yang dicintainya". Maksudnya bukan hanya di akhirat, namun juga di dunia begitu, karena cinta itu mengagumi, lalu menyerupai
Maka wajar bila orang yang saling mencintai biasanya mirip tingkahnya bahkan rupanya, mirip tingkat keimanannya, bahkan mirip pula dalam hal pilihan hidupnya
Lihat sekeliling kita, maka itulah nilai kita dan masa depan kita, sebab yang membersamai kita, yang mendukung kita, pasti yang satu level dengan kita sendiri
Maka bila ingin berubah lebih baik, berkumpullah dengan yang baik-baik. Mungkin diawal akan merasa tak nyaman, tapi bukankah tetap buruk itu lebih tak nyaman?
Sebaliknya, bila tak ingin terpengaruh buruk, jangan coba-coba membersamai mereka yang tidak taat pada Allah, maka kita akan terpaksa mengikuti dan menyesuaikan
Lebih bagus dipaksa baik ketimbang rela maksiat. Lebih baik dipaksa masuk surga ketimbang ikhlas di neraka. Ingat, kita bersama dengan orang yang kita cintai
Maka bila belum mampu beribadah dengan baik, minimal kita mencintai mereka yang beribadah, memudahkan mereka, insyaAllah dibukakan jalan kebaikan bagi kita
Bila belum mampu menjadi orang berilmu, minimal jangan benci ulama. Sebaliknya cintailah dan mintalah doa pada mereka, minta nasihat agar kita dipermudah dalam hijrah
Sungguh cinta adalah penyemangat hijrah. Dan mencintai Allah dan Rasul adalah kekuatan. Kemudian membersamai mereka yang taat, itu adalah kunci istiqamah
Cara Membalas Caci Maki
Sampai sebuah kisah kepada kita tentang Al-Hasan bin Ali bin Abu Thalib, cucu Rasulullah saw, yang sedang berjalan bersama anaknya, Muhammad, menuju pasar
Maka datanglah seseorang yang tak dikenal oleh beliau, lalu mencaci maki beliau, panjang serta banyak caciannya, lagi menyakitkan bagi yang mendengarnya
Al-Hasan bin Ali hanya diam saja, sementara Muhammad hanya mendengar tanpa komentar. Hingga selesailah semua umpat dan laknat itu setelah lamanya
Bertanya sang anak pada ayahnya, "Duhai ayahku, mengapa engkau tak membalas atau membela diri?", tanyanya dengan penuh kebingungan, mencari penjelasan
Jawaban Al-Hasan sangatlah indah, "Sebab aku tak tahu bagaimana cara membalasnya". MasyaAllah, keindahan akhlak cucu Nabi, pelajaran bagi kita semua
Sebab ia tak temukan kosakata kotor yang bisa digunakannya untuk membalas, bahkan kalimat "kamu pun tak lebih baik dariku", Al-Hasan tidak mampu menemukan
Begitulah keagungan akhlak yang dibentuk Islam, bila yang memenuhi hati adalah ayat Allah dan hadits Rasul-Nya, lalu mana lagi tempat untuk kata-kata kotor?
Bila yang dibaca tiap masanya adalah firman Allah yang indah, dan penguatnya adalah lisan Rasulullah yang mulia, maka membalas caci-maki pun jadi tak berselera
Padahal Al-Hasan cucunya Nabi, nasabnya tinggi, pribadinya ranggi, senantiasa murah hati, sedar kecil dididik Nabi juga sangat disayangi, surga pun sudah menanti
Lalu siapa kita? Yang bukan keluarga nabi, amal berantakan, hisab menegangkan, surga belumlah jaminan, lantas kita tak bersabar dengan akhlak penuh keindahan?
Bilapun orang mencaci dengan kata dan cara yang paling kotor, biarkanlah sebab kita takkan dihisab dengan itu semua. Tapi kita akan dihisab bagaimana cara menyikapinya
Maka siapkan diri kita, perbanyak interaksi dengan Al-Quran dan Sunnah, walau kita mungkin tak semulia Al-Hasan, tapi kita bisa berusaha mengisi jiwa hanya dengan kebaikan ☺️☺️☺️
Maka datanglah seseorang yang tak dikenal oleh beliau, lalu mencaci maki beliau, panjang serta banyak caciannya, lagi menyakitkan bagi yang mendengarnya
Al-Hasan bin Ali hanya diam saja, sementara Muhammad hanya mendengar tanpa komentar. Hingga selesailah semua umpat dan laknat itu setelah lamanya
Bertanya sang anak pada ayahnya, "Duhai ayahku, mengapa engkau tak membalas atau membela diri?", tanyanya dengan penuh kebingungan, mencari penjelasan
Jawaban Al-Hasan sangatlah indah, "Sebab aku tak tahu bagaimana cara membalasnya". MasyaAllah, keindahan akhlak cucu Nabi, pelajaran bagi kita semua
Sebab ia tak temukan kosakata kotor yang bisa digunakannya untuk membalas, bahkan kalimat "kamu pun tak lebih baik dariku", Al-Hasan tidak mampu menemukan
Begitulah keagungan akhlak yang dibentuk Islam, bila yang memenuhi hati adalah ayat Allah dan hadits Rasul-Nya, lalu mana lagi tempat untuk kata-kata kotor?
Bila yang dibaca tiap masanya adalah firman Allah yang indah, dan penguatnya adalah lisan Rasulullah yang mulia, maka membalas caci-maki pun jadi tak berselera
Padahal Al-Hasan cucunya Nabi, nasabnya tinggi, pribadinya ranggi, senantiasa murah hati, sedar kecil dididik Nabi juga sangat disayangi, surga pun sudah menanti
Lalu siapa kita? Yang bukan keluarga nabi, amal berantakan, hisab menegangkan, surga belumlah jaminan, lantas kita tak bersabar dengan akhlak penuh keindahan?
Bilapun orang mencaci dengan kata dan cara yang paling kotor, biarkanlah sebab kita takkan dihisab dengan itu semua. Tapi kita akan dihisab bagaimana cara menyikapinya
Maka siapkan diri kita, perbanyak interaksi dengan Al-Quran dan Sunnah, walau kita mungkin tak semulia Al-Hasan, tapi kita bisa berusaha mengisi jiwa hanya dengan kebaikan ☺️☺️☺️
Kebaikan Itu Tak Terduga
Kita tak tahu darimana kebaikan itu Allah akan hantarkan pada kita, bisa jadi dari arah yang tidak kita duga atau sangka, sebab itu rahasia dan jani Allah pada hamba-Nya
Terkadang Allah menyembunyikan kebaikan agar jadi berharga, sebagaimana malam al-qadar disembunyikan diantara malam Ramadhan, agar kita punya pengharapan
Termasuk di dalam musibah sekalipun Allah sertakan kebaikan, bagi mereka yang mau bersabar, tetap dalam ketaatan pada Allah, mengikuti koridor syariat-Nya
Karenanya Allah menegaskan "Sungguh bersama kesulitan ada kemudahan, sungguh bersama kesulitan ada kemudahan". Asal kita mau bersabar dan taat menjalaninya
Laksana Bunda Hajar yang mencari air hingga 7x lintasan bukit Shafa -Marwah, namun air yang dicari justri hadir di kaki Ismail, tapi tak ada yang sia-sia, semua karena Allah
Jerih payah Bunda Hajar, Allah abadikan dalam ibadah sa'i, jutaan manusia mengingat kisah itu, bahwa kebaikan bisa jadi Allah berikan dari arah yang tak diduga
Firaun membunuhi anak-anak lelaki karena takut dilengserkan, Musa malah dibesarkan di dalam istananya, begituah Allah selalu memberi kebaikan dari hal yang tak dikira
Kafir Quraisy pun mengira mereka menghabisi dakwah Rasul dengan tekanan, intimidasi, propaganda dan pemboikotan, namun begitulah kebaikan datang tak diduga
Umar bin Khaththab, salah satu aset Quraisy untuk menghabisi Islam, malah jadi pembela Islam. Menyusul selanjutnya pemuda-pemuda andalan Quraisy menerima Islam
Saat Abu Thalib, Hamzah bin Abdul Muthalib, Bunda Khadijah wafat, orang mengira Rasulullah kehilangan semuanya, justru sebaliknya Allah memberikan kebaikan
Rasulullah diangkat ke sidratul muntaha setelah melakukan perjalanan malam, berjumpa dengan Allah, menerima cara untuk meminta dan memohon pada Allah lewat shalat
Tak berapa lama dari peristiwa isra miraj, Rasulullah menerima dukungan dari penguasa Yastrib, lalu hijrah ke kota itu. Maka cahaya Islam menyinari kota itu
Terlalu banyak untuk dikisahkan, bagaimana Allah memberi kebaikan dari arah yang tak diduga-duga. Kesemuanya menjadi penghibur bagi kita yang sekarang berjuang
Termasuk hari ini saya mendapatkan rezeki dari arah tak diduga, makan sekeluarga, saat ingin membayar ternyata sudah ada yang menyelesaikan semuanya
MasyaAllah, saya bermobil, mereka yang membayari bermotor, memang kebaikan itu tak diduga. istrinya pun sedang hamil, semoga anaknya diliputi kebaikan senantiasa ☺️☺️☺️
Terkadang Allah menyembunyikan kebaikan agar jadi berharga, sebagaimana malam al-qadar disembunyikan diantara malam Ramadhan, agar kita punya pengharapan
Termasuk di dalam musibah sekalipun Allah sertakan kebaikan, bagi mereka yang mau bersabar, tetap dalam ketaatan pada Allah, mengikuti koridor syariat-Nya
Karenanya Allah menegaskan "Sungguh bersama kesulitan ada kemudahan, sungguh bersama kesulitan ada kemudahan". Asal kita mau bersabar dan taat menjalaninya
Laksana Bunda Hajar yang mencari air hingga 7x lintasan bukit Shafa -Marwah, namun air yang dicari justri hadir di kaki Ismail, tapi tak ada yang sia-sia, semua karena Allah
Jerih payah Bunda Hajar, Allah abadikan dalam ibadah sa'i, jutaan manusia mengingat kisah itu, bahwa kebaikan bisa jadi Allah berikan dari arah yang tak diduga
Firaun membunuhi anak-anak lelaki karena takut dilengserkan, Musa malah dibesarkan di dalam istananya, begituah Allah selalu memberi kebaikan dari hal yang tak dikira
Kafir Quraisy pun mengira mereka menghabisi dakwah Rasul dengan tekanan, intimidasi, propaganda dan pemboikotan, namun begitulah kebaikan datang tak diduga
Umar bin Khaththab, salah satu aset Quraisy untuk menghabisi Islam, malah jadi pembela Islam. Menyusul selanjutnya pemuda-pemuda andalan Quraisy menerima Islam
Saat Abu Thalib, Hamzah bin Abdul Muthalib, Bunda Khadijah wafat, orang mengira Rasulullah kehilangan semuanya, justru sebaliknya Allah memberikan kebaikan
Rasulullah diangkat ke sidratul muntaha setelah melakukan perjalanan malam, berjumpa dengan Allah, menerima cara untuk meminta dan memohon pada Allah lewat shalat
Tak berapa lama dari peristiwa isra miraj, Rasulullah menerima dukungan dari penguasa Yastrib, lalu hijrah ke kota itu. Maka cahaya Islam menyinari kota itu
Terlalu banyak untuk dikisahkan, bagaimana Allah memberi kebaikan dari arah yang tak diduga-duga. Kesemuanya menjadi penghibur bagi kita yang sekarang berjuang
Termasuk hari ini saya mendapatkan rezeki dari arah tak diduga, makan sekeluarga, saat ingin membayar ternyata sudah ada yang menyelesaikan semuanya
MasyaAllah, saya bermobil, mereka yang membayari bermotor, memang kebaikan itu tak diduga. istrinya pun sedang hamil, semoga anaknya diliputi kebaikan senantiasa ☺️☺️☺️
Wednesday, May 10, 2017
Subhan_Allah black stone (hajar aswad)
The Black Stone is the stone which is inset into the south-eastern corner of the Holy Ka’bah on the outside, in a setting of silver. It is the starting-point for tawaaf. Currently it is a meter and a half above the ground.
1. The Black Stone was sent down by Allaah to this earth from Paradise.
It was narrated that Ibn ‘Abbaas said: The Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “The Black Stone came down from Paradise.”
(Narrated by al-Tirmidhi, 877; al-Nasaa’i, 2935. The hadeeth was classed as saheeh by al-Tirmidhi).
2. The Stone was whiter than milk, but the sins of the sons of Adam made it black.
It was narrated that Ibn ‘Abbaas said: The Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “When the Black Stone came down from Paradise, it was whiter than milk, but the sins of the sons of Adam made it black.”
(Narrated by al-Tirmidhi, 877; Ahmad, 2792. Classed as saheeh by Ibn Khuzaymah, 4/219. Al-Haafiz ibn Hajar classed it as qawiy (strong) in Fath al-Baari, 3/462).
1. The Black Stone was sent down by Allaah to this earth from Paradise.
It was narrated that Ibn ‘Abbaas said: The Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “The Black Stone came down from Paradise.”
(Narrated by al-Tirmidhi, 877; al-Nasaa’i, 2935. The hadeeth was classed as saheeh by al-Tirmidhi).
2. The Stone was whiter than milk, but the sins of the sons of Adam made it black.
It was narrated that Ibn ‘Abbaas said: The Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “When the Black Stone came down from Paradise, it was whiter than milk, but the sins of the sons of Adam made it black.”
(Narrated by al-Tirmidhi, 877; Ahmad, 2792. Classed as saheeh by Ibn Khuzaymah, 4/219. Al-Haafiz ibn Hajar classed it as qawiy (strong) in Fath al-Baari, 3/462).
Banyak Peluang Usaha Di Bulan Suci Ramadhan [Puasa] 2017 Ini
Tak terasa bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim sedunia akhirnya hampir tiba juga. Kurang lebih setengah bulan lagi bulan suci Ramadhan dimulai. Pada bulan inilah dimana umat islam menjalankan ibadah puasa rutin yang dilakukan setiap satu tahun sekali selama satu bulan penuh.
Bukan hanya dari segi ibadahnya saja yang diutamakan, melainkan peluang usaha di bulan tersebut juga bertebaran dimana-mana mengingat banyak sekali orang-orang yang pulang ke kampung halamannya masing-masing baik dari luar negeri maupun luar kota dengan membawa sekoper uang dari hasil kerja kerasnya.
Untuk memanfaatkan keadaan tersebut, kita bisa membuat sebuah usaha yang menguntungkan dibulan puasa ini sembari menjalankan ibadah yang nantinya hasil dari usaha tersebut dapat kita gunakan untuk membeli pakaian baru di hari lebaran yang sudah didepan mata.
Yang menjadi permasalahannya adalah, kira-kira jenis usaha apa yang cocok untuk dijalankan dibulan suci ramadhan ini? Mari kita simak beberapa contoh ide peluang usaha yang menguntungkan jika kita terapkan pada bulan puasa ini.
Untuk memanfaatkan keadaan tersebut, kita bisa membuat sebuah usaha yang menguntungkan dibulan puasa ini sembari menjalankan ibadah yang nantinya hasil dari usaha tersebut dapat kita gunakan untuk membeli pakaian baru di hari lebaran yang sudah didepan mata.
Yang menjadi permasalahannya adalah, kira-kira jenis usaha apa yang cocok untuk dijalankan dibulan suci ramadhan ini? Mari kita simak beberapa contoh ide peluang usaha yang menguntungkan jika kita terapkan pada bulan puasa ini.
1. Menjual Pakaian Muslim
Karena bulan ini merupakan kebanggan umat Islam, tentu saja apa-apa yang berbau Islam akan sangat digandrungi dan tak terkecuali pakaian muslim untuk keperluan ibadah maupun untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Terlebih lagi, di setiap bulan ini nuansa Islam sangat terasa kental sekali. Untuk itu, kita bisa membuka usaha dengan berjualan busana muslim. Pilihannya sangat beragam, mulai dari
- Sarung
- Baju koko
- Mukena
- Kerudung
- Hingga tutup kepala seperti peci dan lain sebagainya.
2. Menjual Makanan dan Minuman
Berjualan makanan sebenarnya sudah biasa, namun karena berjualannya dibulan yang penuh keistimewaan ini, kita bisa menjualmakanan yang khas yang beberapa makanan tersebut hanya ada di bulan Ramadhan.- Jus Buah
- Kurma
Anda bisa mengkreasikan buah ini dengan menjadikannya jus, kolak kurma, manisan kurma dll untuk menarik minat pembeli.
- Kolak
Salah satu makanan yang hanya nikmat jika disantap dibulan puasa adalah kolak. Kolak pisang, kacang hijau, biji salak, singkong dan juga teman-teman kolak lainyya sangat memanjakan mulut anda.
Dagangan ini akan lebih laris jika disekeliling tempat berjualan anda terdapat banyak orang-orang sibuk yang tidak ada waktu untuk membuat kolak sendiri sehingga mereka memutuskan untuk membeli saja.
- Makanan Untuk Sahur
Karena tidak terbiasa bangun terlalu pagi, sebagian orang akan lupa membuat hidangan untuk makan sahur mereka.
Bagi anda yang suka bangun cepet-cepet dan memiliki keahlian memasak, jangan sia-siakan kesmpatan langka ini untuk membuka usaha berjualan makanan untuk sahur.
- Ketupat dan Lontong
Ini sangat direkomendasikan jika bulan puasa sudah mendekati akhir alias "lebaran sebentar lagi" atau mungkin persis dihari lebaran.
Karena kuliner ini sangat erat kaitannya dengan lebaran, maka hampir setiap orang harus menyuguhkan hidangan yang satu ini saat lebaran.
Namun, karena proses pembuatan bungkus ketupat yang tidak mudah serta bahan yang susah dicari dikota-kota besar, kadang hal ini membuat bingung mereka.
Kemudian anda muncul dengan membawa solusi untuk mereka-mereka yang bingung dengan menjual ketupat atau mungkin hanya menjual bungkusnya saja.
- Kue kering
Yang perlu digaris bawahi ketika anda memulai usaha untuk berjualan makanan maupun minuman di bulan puasa adalah Jangan berjualan disiang bolong. Bukan banyak uang yang akan anda dapatkan, melainkan panen dosa yang sangat melimpah. hehe
3. Menjual Jasa
Tidak melulu tentang menjual, jasa anda pun bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang. Misalnya
- Menjadi Pemandu Wisata
- Menjadi Asisten Pribadi / RT
Jasa ini sangat dibutuhkan sekali oleh orang-orang penting yang memliki kesibukan diatas rata-rata. Biasanya, untuk bisa mudik orang-orang seperti ini sangat membutuhkan asisten untuk mengurus keperluan diperjalanan maupun ditempat tujuan.
Tapi usaha ini hanya cocok untuk orang yang sanggup untuk tidak berbaur dengan keluarga tercinta disaat semuanya sibuk dengan keluarganya masing-masing. Sebab, anda hanya akan berkumpul dengan keluarga orang lain, itupun kalau majikan anda berbaik hati.
Tapi usaha ini hanya cocok untuk orang yang sanggup untuk tidak berbaur dengan keluarga tercinta disaat semuanya sibuk dengan keluarganya masing-masing. Sebab, anda hanya akan berkumpul dengan keluarga orang lain, itupun kalau majikan anda berbaik hati.
- Membuka Bimbel Mengaji
Walaupun yang namanya guru itu harusnya mengajar tanpa perlu mengharapkan tanda jasa, namun sudah semestinya orang berilmu itu pantas untuk mendapatkannya.
Membuka les belajar agama ini sangat tepat untuk anda yang memiliki ilmu agama yang mumpuni. Apalagi disaat bulan puasa banyak sekali kegiatan pesantren kilat diberbagai sekolah.
Membuka les belajar agama ini sangat tepat untuk anda yang memiliki ilmu agama yang mumpuni. Apalagi disaat bulan puasa banyak sekali kegiatan pesantren kilat diberbagai sekolah.
4. Menyewakan Barang / Tempat
Salah satu jenis usaha yang paling mudah dilakukan adalah menyewakan barang. Kita hanya perlu modal diawal dan kita akan mendapatkan keuntungan berkali lipat dari modal awal.
Dan dibaawah ini adalah beberapa barang yang sangat banyak dicari disaat bulan Ramadhan.
- Sewa Kamera
Penyewa kamera saat ini sedang banyak sekali dicari oleh mereka yang doyan berfoto. Mengingat harga kamera yang bisa dibilang mahal sehingga jika mereka hanya menyewa, mereka lebih menghemat uang.
Dengan modal sekitar 4 jutaan, anda sudah dapat membeli kamera DSLR yang bagus sekelas Canon 600D dan dapat segera memulai bisnis sewa kamera anda.
- Sewa Mobil
Jika kebetulan anda memiliki usaha rental mobil atau mungkin punya mobil yang tidak dipakai, alangkah baiknya jika memanfaatkan momen langka ini dengan membuka penyewaan kendaraan roda empat ini.
Disaat-saat seperti inilah kegunaan mobil sangat dibutuhkan baik itu untuk keperluan pribadi maupun kekeluargaan.
Anda bisa menyewakan mobil anda secara menyeluruh atau anda sendiri yang mengambil kemudinya untuk mengantar pelanggan sampai ketempat tujuan.
- Rental Playstation
Rental playstation juga ikut laris manis dibulan ini. Biasanya karena ada libur panjang disekolah-sekolah atau mungkin anak-anak yang pulang dari perantauan yang sangat menggemari hiburan ini seperti ditempat tinggal saya.
- Menyewakan Lahan Untuk Tempat Parkir
Ide ini saya dapatkan ketika saya mengunjungi rumah sakit didaerah saya, saat itu pengunjung rumah sakit sangat membludak sehingga tempat penampungan kendaraan di rumah sakit tersebut tidak muat lagi. Dan tidak sengaja saya melihat lahan didepan sebuah rumah warga yang digunakan sebagai tempat parkir.
Wah.. saya pikir, Briliant sekali pemikiran orang tersebut yang mampu memanfaatkan keadaan sekitar untuk membuat sebuah usaha.
Jika rumah anda berdekatan dengan tempat-tempat yang rawan ramai semisal situs wisata, supermarket dan sebagainya, anda bisa mencoba usaha yang satu ini karena pada saat bulan puasa, tempat-tempat tersebut sangat berpotensi ramai.
- Menyewakan Kamar Penginapan
Menyewakan rumah atau kamar juga merupakan ide bagus untuk membuka usaha dibulan ini. Kamar-kamar tersebut biasanya dicari oleh orang yang sedang melakukan perjalanan panjang untuk mudik dan ingin beristirahat ditengah perjalanan.
Atau mungkin juga oleh orang yang sedang berliburan di tempat wisata. Untuk memulainya, anda bisa membuat poster dipinggir jalan dengan tulisan "Rumah Ini Disewakan", "Ada kamar Kosong" dsb. atau anda juga bisa mempromosikannya secara online melalui Airbnb.
Atau mungkin juga oleh orang yang sedang berliburan di tempat wisata. Untuk memulainya, anda bisa membuat poster dipinggir jalan dengan tulisan "Rumah Ini Disewakan", "Ada kamar Kosong" dsb. atau anda juga bisa mempromosikannya secara online melalui Airbnb.
5. Menjual Souvenir Muslim
Bulan Ramadhan tidak bisa lepas dari pernak-pernik yang berbau Islam seperti tasbih, minyak wangi, siwak dsb. Manfaatkan momen ini dengan menjual barang-barang tersebut selagi ramai diminati.
Subscribe to:
Posts (Atom)